Langsung ke konten utama

sumber data ritin surveilans



Sumber Data Rutin Surveilans
Surveilans epidemiologi mendapatkan data dari hasil laporan penyakit, yang mana sumber data rutin untuk laporan penyakit didapatkan dari penyakit wajib lapor dan  laporan rutin. Indonesia mempunyai sumber-sumber data yang dapat didapatkan dari  :
1.                Pencatatan Kematian, pencatatan kematian didapatkan dari data yang ada di kantor  kelurahan , puskesmas, atau RS. Melalui pengumpulan data kematian  komunitas dan RS.
Pengumpulan data dalam komunitas berdasarkan atas:  Laporan hasil observasi dokter terhadap orang yg meninggal tentang  penyebab kematian
Hasil biopsi oral petugas PKM terlatih
biopsi oral adalah  pengumpulan data kematian dgn melakukan wawancara kepada seseorang di tempat orang meninggal itu, isi kuesioner merupakan pertanyaan-pertanyaan  yg mengarah untuk penentuan penyebab kematian
Pengumpulan data kematian di RS berdasarkan atas Medical Record RS
Dokter penanggung jawab mencatat antara lain penyakit penyebab kematian dari pasien menggunakan form khusus.
2.                Laporan Morbiditas (penyakit), berupa diagnosis penyakit dan distribusi penyakit yang mana dapat di peroleh dari rumah sakit. Distribusi penyakit  gambaran epidemiologi Menurut: waktu, tempat & orang . Diagnosis penyakit  bersumber dari PKM, rumah sakit dan klinik Sumber. Validitas dijamin Dilakukan interpretasi Berguna dalam siklus managemen yaitu pemantauan, penilaian & perencanaan kembali prog/pelayanan kesehatan.
3.                Laporan Wabah/KLB, Pada setiap kejadian epidemi perlu dilakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui penyebab dan sumber epidemi & distribusinya
4.                Pemeriksaan Laboratorium  digunakan untuk mengetahui etiologi penyakit, Jika tidak dapat dilakukan maka penegakan diagnosa hanya berdasarkan gejala-gejala & tanda-tanda klinis . Dari penyelidikan epidemiologi akan diketahui masa inkubasi  è menentukan etiologi penyakit.
5.                Investigasi Kasus Biasanya dilakukan terhadap penyakit yang belum jelas diagnosanya. Penyelidikan tentang  riwayat alamiah penyakit dilakukan oleh dokter di RS atau fasilitas kesehatan lainnya.Untuk mengetahui etiologi penyakit
6.                Penyelidikan Letusan Penyakit (outbreak) Dengan tujuan untuk mengetahui penyebab & sumber penularan kemudian  dirumuskan penanggulangan secepatnya Untuk menghindari terjadi epidemic
7.                Survei , tujuan survey Untuk mengetahui prevalensi penyakit. Untuk menilai suatu prog penanggulangan penyakit
8.                Investigasi distribusi vektor & reservoir . Reservoir è Tempat dimana kuman penyakit bersarang spt pd manusia, hewan, tumbuhan yang sakit atau tidak sakit dan pada lingkungan.Vektor è     Serangga penyebar penyakit atau anthropoda. Dapat menularkan agent dari orang atau binatang yg sakit kepada orang atau binatang yang sehat Dilakukan saat tjd letusan penyakit tertentu, maka biasanya selain dilakukan penyelidikan epidemiologi dilakukan pula penyelidikan entomologi thd vektor & reservoir yg bersangkutan.Sumber: Kantor Kesehatan Veteriner dan Kantor Kesehatan Pelabuhan
9.                Penggunaan obat, serum & vaksin Dengan tujuan Untuk memperoleh data ttg jumlah, jenis & waktu penggunaan dari obat, serum & vaksin itu. Dilakukan terutama thd jenis obat yang diduga menimbulkan efek samping yang membahayakan individu atau komunitas yg menggunakannya
10.            Informasi ttg penduduk, makanan & lingkungan  Info ttg makanan diperlukan untuk:Mengetahui apakah makanan tertentu spt makanan kaleng yg mungkin terkontaminasi & dpt menimbulkan KLB, krn adanya kuman yg infeksius atau racun dlm makanan.Untuk mengetahui ketersediaan pangan dlm rangka mencegah penyakit kwasiokor karena kelaparan.
11.            Informasi mengenai program kesehatan.Tujuan untuk membuat rancangan, usulan & laporan surveilans epidemiologi, dibutuhkan info dari kepustakaan yg relevan. Kepustakaan yang utama adalah terkait kebijakan, Prog. Kesehatan yang menyangkut penyakit atau masalah kesehatan lainnya.
          Tidak semua element dipakai dalam survelans seluruh penyakit. Sistem pelaporan juga mempunyai keterbatasan apabila Under reporting (banyak yg tidak melapor) dan Laporan yang ada  tidak lengkap. Jika surveilens digunakan secara konsisten, data tetap akan menjelaskan trends meski tidak terlaporkan . ada beberapa factor yang mempengaruhi kelengkapan laporan Disembunyikan karena cacat social,  Kurang menyadari keperluannya,Kurang pengetahuan ttg definisi kasus,  Perubahan prosedur , Keragaman keterampilan diagnosis, Prioritas yang rendah .
           Perubahan laporan  berpotensi jika ada Peningkatan kepercayan pd laporan berbasis laboratori , Penggunaan petugas sentinel yankes , Penggunaan tempat sentinel, Penggunaan data dasar dg komputerisasi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Praktikum Pola Sulur Jari Tangan

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN  JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT PEMINATAN EPIDEMIOLOGI KESEHATAN  Anggota Kelompok:   1. Ni Made Shellasih (094)                                     2. Siti Nurohma                                     3. Suci Maulidya P (089) Kelompok 2 A.     Tujuan 1.       Untuk mengetahui pola sulur jari tangan pada mahasiswi Epidemiologi 2014 dari perwakilan setiap kelompok 2.       Mengetahui perbandingan pola sulur jari tangan antar kelompok Epidemiologi 2014 B.   ...

Resume Buku At a Glance Imunologi

Resume Buku At a Glance Imunologi Kelompok   3 : 1.       Nanda Amala Elsany (11141010000008) 2.       Wardatul Hasanah   (11141010000015) 3.       Nabilah Musyarrofah (11141010000069) 4.       Mia Sarah (11141010000080) 5.       Suci Maulidya Paramitha (11141010000089) 6.       Ni Made Shellasih (11141010000094) Kelas               : 4C/ Epidemiologi Kesehatan Masyarakat FKIK UIN 2014 Mata Kuliah : Vaksin dan Imunologi BAB 1 : Cakupan Imunologi Cedera dan infeksi merupakan penyebab pertama yang biasanya menimbulkan kematian penderita sebelum usia produktif, yang berarti berpotensi menghilangkan gen. Untuk mengurangi dampak tersbeut, dilakukan pemulihan dan imunitas. Imunitas membahas mengenai pengenalan dan pembuangan benda asing yang ...

LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA GOLONGAN DARAH

Praktikum biokimia Ni Made Shellasih Siti Nurohma Suci Maulidya P 11141010000089 Judul praktikum Genetika golongan darah Tujuan 1.       Mengetahui pola golongan darah menurut keturunan 2.       Mengetahui alel dari setiap golongan darah 3.       Mengetahui rhesus pada mahasiswa peminatan epidemiologi 2014 4.       Mengetahui golongan darah yang dominan pada mahasiswa peminatan epidemiologi 2014 Teori Darah merupakan bagian dari cairan ekstrasel yang berfungsi untuk mengambil O2 dari paru-paru, bahanbahan nutrisi dari saluran cerna, dan mengangkut hormon dari kelenjar endokrin. Bahan-bahan tersebut diangkut ke seluruh sel dan jaringan, dimana bahan-bahan tersebut akan berdifusi dari kapiler ke jaringan interstitial, masuk ke dalam sel dan selanjutnya akan dipergunakan untuk semua aktifitas sel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa darah mempunyai tiga peranan pe...